Jumat, 13 Februari 2009

Gaudeamus Igitur: Apa sih Maknanya?

Dalam setiap peristiwa akademik, tidak pernah lepas dari alunan syair-syair Gaudeamus Igitur. Ketika mengawali status sebagai mahasiswa, upacara penerimaan mahasiswa baru oleh Senat Universitas, dan ketika mengakhiri status sebagai mahasiswa dalam upacara wisuda, lagu ini selalu diperdengarkan. Dinyanyikan dengan penuh semangat dan hikmat oleh para penyanyi paduan suara perguruan tinggi.

Sekalipun sering diperdengarkan, tidak banyak dari kita yang memahami arti dari syair lagu tersebut. Jangankan paham artinya, mengucapkannya dengan benar pun kita tidak tahu. Tapi, toh di tengah ketidaktahuan itu, kita tetap menikmati dan menyanyikan lagu tersebut saat penerimaan mahasiswa baru dan wisuda.

Daripada, kita menyanyikannya dengan sia-sia, berikut ini lirik syair lagu Gaudeamus Igitur dan artinya (dalam bahasa Inggris dan Indonesia). Mudah-mudahan, lagu ini jadi lebih punya makna setelah kita tahu artinya.

Latin
Gaudeamus igitur,
Juvenes dum sumus;
Post icundum iuventutem,
Post molestam senectutem
Nos habebit humus

Vita nostra brevis est,
Brevi finietur;
Venit mors velociter,
Rapit nos atrociter;
Nemini parcetur

Ubi sint qui ante nos
In mundo fuere?
Vadite ad superos,
Transite in inferos
Hos si vis videre.

Vivat academia,
Vivat professores,
Vivat membrum quodlibet,
Vivat membra quaelibet;
Semper sint in flore!

Vivat et republica
Et qui illam regit.
Vivat nostra civitas,
Maecenatum caritasQuae nos hic protegit.

Vivat omnes virgines,
Faciles, formosae!
Vivant et mulieres,
Tenerae, amabiles,
Bonae, laboriosae.

Pereat tristitia,
Pereant osores.
Pereat diabolus,
Quivis antiburschius
Atque irrisores!

Quis confluxus hodie
Academicorum?
E longinquo convenerunt,
Protinusque successerunt
In commune forum

Vivat nostra societas,
Vivat studiosi!
Crescat una veritas,
Floreat fraternitas,
Patriae prosperitas.

Alma Mater floreat,
Quae nos educavit;
Caros et commilitones,
Dissitas in regiones
Sparsos, congregavit.

Inggris

Let us therefore rejoice,
While we are young;
After our youth,
After a troublesome old age
The ground will hold us.

Our life is brief,
It will shortly end;
Death comes quickly,
Cruelly snatches us;
No-one is spared.

Where are those who before us
Existed in the world?
You may go up to the gods,
You may cross into the underworld
If you wish to see them.

Long live the university,
Long live the teachers,
Long live each male student,
Long live each female student;
May they always flourish!

Long live the state
And those who rule it.
Long live our city,
And the charity of benefactors
Which protects us here.

Long live all young women,
Easy and beautiful!
Long live wives as well,
Tender, loveable,Honest, hardworking.

Perish sadness,
Perish haters.
Perish the devil,
Whoever is against the student fraternity,
As well those who mock us!

Who has gathered now
Of the university?
They gather from long distances,
Immediately joining
Our common forum.

Long live our fellowship,
Long live the studious!
May truth and honesty thrive,
Flourish with our fraternity,
And our homeland be prosperous.

May our Alma Mater thrive,
That which educated us;
Dear ones and comrades,
Who we let scatter afar,
Let us assemble.

Indonesia

Marilah kita bersyukur,
Ketika kita muda;
Setelah tidak lagi muda;
Setelah kesusahan pada masa tua;
Tanah akan menerima kita.

Hidup kita singkat,
Akan segera berakhir;
Kematian segera tiba;
Merenggut dengan kejam;
Tiada seorangpun terlepas.

Di mana mereka yang hidup sebelum kita
Berada di dunia ini?
Kamu bisa bertanya pada para dewa,
Kamu bisa menyeberang ke dunia bawah
Jika ingin melihat mereka

Panjang umur universitas,
Panjang umur para pengajar,
Panjang umum tiap mahasiswa,
Panjang umum tiap mahasiswi,
Semoga mereka tetap berkembang

Panjang umur negara kita
Dan mereka yang memerintahnya
Panjang umur kota kita,
Dan amal dari semua donatur
Yang melindungi kita di sini

Panjang umur semua perempuan muda,
Lincah dan cantik,
Panjang umur semua istri,
Kelembutan, kecintaan,
Kejujuran, kerja keras

Lenyaplah kesedihan,
Lenyaplah kebencian,
Lenyaplah sang iblis,
Semua yang menentang persaudaraan para siswa,
Dan semua yang melecehkan kita!

Siapa yang telah berkumpul sekarang
Di universitas?
Mereka berasal dari tempat-tempat yang jauh,
Segera berkumpul
Di tempat kita bersama

Panjang umur persekutuan kita,
Panjang umur ruang belajar kita,
Semoga kebenaran dan kejujuran tumbuh subur,
Berkembang dalam persaudaraan kita,
Dan tanah air kita menjadi makmur

Semoga almamater kita jaya,
Yang akan mendidik kita,
Semua yang disayangi dan para rekan,
Yang kita biarkan tersebar luas,
Marilah kita berhimpun

Demikianlah, lagu yang dinyanyikan dengan penuh hidmat ini ternyata berpesan tentang sebuah harapan akan persaudaraan yang teguh di antara pendidik dan yang dididik. Sebuah harapan agar perguruan tinggi berkontribusi dalam pertumbuhan dan kemakmuran negara dan kota di mana ia berada. Sayang, makna yang begitu dalam ini jarang diungkapkan.


Catatan: terjemahan Latin dan Inggris dikutip dari http://www.users.on.net/~algernon/gaudeamus/translation.html

1 komentar:

Agung kurniawan mengatakan...

agung.kurniawan41@gmail.com